4 Tips Hilangkan Sablon pada Baju

Banyak faktor yang membuat sablon pada baju-baju kita cepat rusak. Beberapa di antaranya karena pemakaian deterjen yang tidak cocok, mencuci dengan mesin cuci hingga cara menyetrika yang salah. Sehingga membuat tampilan baju kita menjadi jelek karena sablonannya rusak. Berikut ini 4 tips hilangkan sablon pada baju yang patut Anda  coba di rumah.

  1. Sablon jenis polyflex

Ciri-ciri sablon tipe polyflex ialah terasa tipis dan bertekstur lentur. Biasanya sablon jenis ini mudah Anda temukan di jersey, distro dan jaket. Untuk menghilangkannya, Anda perlu menyiapkan alkohol, setrika, dan kain.

Langkah-langkah yang harus Anda lakukan ialah pertama panaskan suhu setrika selama 3 hingga 5 menit, kemudian letakan kain di atas baju yang hendak Anda hilangkan sablonnya. Hal ini dilakukan agar panas setrika tidak langsung mengenai sablon yang nantinya malah merusak sablon dan kaosnya.

Tempelkan setrika di atas lapisan kain tersebut. Diamkan selama 5 hingga 7 detik, lalu angkat setrika dan oleskan alkohol pada sablon yang masih panas. Reaksi sablon polyflex  ini akan mengkerut lalu terlepas dan hilang dari baju. Selanjutnya, cuci baju Anda agar sisa-sisa sablon yang menempel hilang.

  1. Sablon jenis ruber

Sablon jenis ruber ini umumnya digunakan untuk menyablon kaos berwarna gelap. Sablon ini memiliki ciri sangat elastis dan terasa timbul ketika diraba. Untuk menghilangkan sablon jenis ini harus menggunakan cairan khusus bernama M3/M4 yang tersedia di toko perlengkapan sablon.

Harga carian ini berkisar Rp7.000 hingga Rp10.000 per botolnya. Langkah pertama menghilangkan sablon jenis ini ialah siapkan kain kering dan bersih, lalu basahi kain dengan cairan M3/M4 secukupnya.

Selanjutnya, oleskan kain yang sudah dilumuri cairan M3/M4 tadi pada sablonan baju Anda. Kemudian gosok-gosok sablon menggunakan sikat gigi atau sikat baju dan lakukan berulang-ulang hingga sablon terlepas dan lemnya hilang dari baju. Terakhir, cuci baju Anda agar sisa cairan dan lem yang menempel hilang dan tak menimbulkan bekas.

  1. Sablon jenis pigmen

Kebalikan dengan sablon jenis ruber, sablon jenis ini biasa digunakan untuk baju-baju berwarna terang. Sablon jenis ini memiliki sifat menyerap hingga serat-serat baju. Sehingga cara menghilangkannya pun berbeda dengan jenis ruber.

Namun, cairan yang digunakan untuk menghilangkan sablon tetap sama yakni M3/M4.Pertama, basahi kain dengan cairan M3/M4, lalu tempelkan pada bagian belakang sablon atau baju bagian dalam.

Lakukan berulang kali hingga cairan meresap ke serat-serat kain. Selanjutnya diamkan sebentar dan sablon akan mengkerut lalu terlepas dari baju. Terakhir, sikat bekas sablon menggunakan sikat gigi dan sikat cuci. Usai sablon terangkat cuci kembali baju Anda untuk menghilangkan sisa-sisa noda sablon dan bekas lem sablon.

  1. Sablon jenis plastisol

Sablon jenis ini terbuat dari cairan minyak bernama PVC dan dikenal mahal karena bersifat melekat di baju dengan kuat dan erat. Sablon ini bahkan bisa mencetak gambar hanya berupa titik-titik dengan sempurna.Sama dengan dua jenis sablon sebelumnya, sablon ini menggunakan cairan M3/M4 saat menghilangkannya.

Tips hilangkan sablon jenis plastisol ini pertama, basahi kain dengan cairan M3/M4, lalu tempelkan pada bagian belakang sablon atau bagian dalam baju. Tunggu beberapa saat hingga cairan ini meresap dan melepas lem juga sablon pada baju. Sablon akan mengkerut dan terlepas. Bilas baju dengan air dan sikat hingga bersih untuk menghilangkan lem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.